Rp 622 Miliar Pengadaan Sandang BGN Dikecam Publik
PARAMETERMEDIA.COM – Badan Gizi Nasional terus menuai kecaman publik, BBC News Indonesia melaporkan penggunaan anggaran pengadaan kebutuhan sandang yang tidak ada hubungannya dengan makanan gizi gratis yang mencapai ratusan milyar.
Berikut jumlah anggarannya:
Pakaian dinas Rp225,1 Miliar
Seragam taktikal Rp158,8 Miliar.
Sepatu Rp153,4 Miliar
Kaos dalam Rp4,5 Miliar
Kaos kaki Rp6,9 Miliar
Ikat pinggang Rp5 Miliar
Handuk Rp3,7 Miliar
Semir & sikat Rp1,5 Miliar
Jumlah total untuk seragam atasan dan bawahan kurang lebih mencapai Rp558,9 Miliar.
Sementara sisanya sebesar Rp 63 Miliar diperuntukan pengadaan sweater, topi, ransel, celana dalam dkk.
Jumlah keseluruhan dari pengadaan di luar akal ini adalah sebesar Rp. 622 Miliar.
Selain itu sejumlah barang juga tidak di ketahui penyedianya.
Di dalam dokumen SIRUP LKPP untuk rapat penyusunan penyusunan koordinasi kebijakan saja BGN menghabiskan dana 10 milyar lebih., jumlah itu belum ditambah dengan anggaran monitoring, evaluasi dan lainnya.
Walaupun sebagian publik yang membela pemerintah mengatakan bahwa sistem dilakukan dengan transparan melalui SiRUP, yang bisa di akses publik.
Namun disisi lain penggunaannya tidak dapat di awasi publik, selain itu kondisi APBN yang minus menjadikannya tidak sejalan motto efisiensi.
Dalam laporan info grafis nya BBC News Indonesia melaporkan jumlah keseluruhan anggran pengadaan kendaraan roda dua dan roda empat mencapai Rp. 1,38 Triliun, pembangunan SPPG sebesar RP 936,7 Miliar, pengadaan elektronik mencakup tablet, laptop dan printer Rp. 826,4 Miliar, pelatihan dan sosialisasi Rp 225,8 Miliar dan jasa event organizer sebesar Rp. 112,8 Miliar. **
**














