Respon Viralnya Timbangan Tidak Sesuai, DPRD Minta Langkah Antisipatif
Parametermedia.com-Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar menegaskan pihaknya meminta Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi untuk segera melakukan investigasi dan kroscek langsung di lapangan, khususnya di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, sekaligus melakukan langkah-langkah agar kasus tesebut tidak terulang. Diantaranya, Hera
Menurutnya hal itu penting dilakukan terkait viralnya keluhan wisatawan di media sosial yang mengaku dirugikan saat membeli ikan laut di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, karena berat timbangan tidak sesuai.
Praktik oknum yang tidak jujur seperti ini, sekecil apa pun, dapat merusak kepercayaan publik dan mencederai citra pariwisata daerah yang sedang kita bangun bersama,” kata Hera pada Rabu (8/4/2026).
Selain itu, Komisi III menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat guna menutup celah terjadinya praktik yang merugikan konsumen. Pengawasan dinilai harus dilakukan secara konsisten oleh dinas terkait.
Untuk memastikan keakuratan alat ukur, DPRD juga mendorong adanya tera ulang atau kalibrasi timbangan milik pedagang secara berkala melalui kolaborasi lintas dinas.
Tak hanya itu, sebagai bentuk transparansi kepada konsumen, DPRD mengusulkan penyediaan “timbangan pos pantau” di sejumlah titik strategis di kawasan TPI. Fasilitas ini diharapkan dapat digunakan wisatawan untuk mengecek ulang berat ikan yang dibeli.
“Langkah ini penting untuk memastikan perlindungan konsumen sekaligus menjaga kepercayaan wisatawan,” kata Hera.
Di sisi lain, DPRD juga menekankan pentingnya pendekatan pembinaan terhadap pedagang. Menurut Hera, edukasi mengenai kejujuran dalam berdagang harus terus dilakukan karena menjadi kunci keberlanjutan usaha.
Ia menilai pedagang merupakan bagian dari ekosistem ekonomi daerah yang perlu di edukasi agar mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan.














