Kematian di Gaza Mencapai 72.939 dan 172.927 Terluka
PARAMETERMEDIA.COM – Otoritas kesehatan Jalur Gaza, Minggu mengumumkan sejak perang di mulai pada Oktober 2023, jumlah korban tewas warga Palestina di Gaza meningkat menjadi 72.939 dan sebanyak 172.927 terluka.
Sementara jumlah korban tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober 2025, mencapai 930 dan 2.819 terluka.
Catatan yang di umumkan kantor berita WAFA itu juga menambahkan penemuan sebanyak 781 jenazah di berbagai daerah di Jalur Gaza.
Every time Israel pretends to be the victim, remember the genocidal hell they unleashed on the people of Gaza…… pic.twitter.com/P1WrTrj1Mv
— Richard (@ricwe123) May 29, 2026
Menghadapi ancaman zionis unit ambulans dan kru penyelamat, kesulitan untuk menjangkau dan mengevakuasi para korban yang dilaporkan masih berada di bawah puing-puing bangunan dan di jalanan.
Dalam laporan terpisah otoritas kesehatan Gaza mengatakan ruang operasi di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa telah berhenti beroperasi karena semua generator listrik rusak akibat serangan.
Krisis generator juga telah mencapai tahap kritis, setelah penutupan generator cadangan keempat di rumah sakit tersebut.
The Israeli army advanced into residential areas and opened fire directly on civilians, forcing families to flee, leaving behind their homes, belongings, and everything they owned in a desperate attempt to survive.
— Haitham in Gaza 🇵🇸🍉 (@HaithamElmasri1) May 31, 2026
During the displacement, the brother of one of my friends was… pic.twitter.com/NjU5zia998
Selain itu generator cadangan yang sudah beroperasi terus menerus selama lebih dari setahun, sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan harian departemen yang vital.
Disisi lain unit dialisis, perawatan neonatal, unit perawatan intensif dan layanan laboratorium, terancam ditutup karena krisis yang semakin memburuk.**














