Thailand Peringatkan Penipuan Online di Piala Dunia 2026: TRM Labs Sebut Aktivitas Scammer Meningkat
PARAMETERMEDIA.COM – Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 menjadi kesempatan emas bagi para pelaku kejahatan dunia maya untuk menjalankan aksi penipuan online (scam).
Thailand yang secara resmi menyatakan perang terhadap penipuan online (scam) dan sindikat kejahatan siber lintas negara ini, memperingatkan warganya agar mewaspadai modus penipuan ini pada 12 Juni kemarin.
Pemerintah Thailand telah menemukan korban penipuan dengan mengeksploitasi minat penggemar bola terhadap piala dunia yang menargetkan data pribadi dan keuangan, mengutip The Thaiger.
Para pelaku diantaranya menyebarkan undangan ke perjudian online, paket perjalanan dan tiket pertandingan palsu.
Para scammer ini juga menyebarkan tautan siaran langsung, tautan penawaran hadiah yang di dalamnya berisi malware.
Pusat Operasi Anti-Penipuan Online (AOC) dan Kementerian Ekonomi dan Masyarakat Digital Thailand terus melakukan pemantauan dan pemblokiran saluran online ilegal, jaringan perjudian online dan platform penipuan.
Untuk mengurangi resiko korban penipuan pada bulan Mei 2026 saja, Thailand telah memblokir 78.796 URL yang ditautkan ke situs web perjudian ilegal.
Pemerintah meminta agar para penggemar untuk tidak mengklik tautan asing, tidak mudah percaya, tidak terburu-buru mengambil keputusan, dan tidak mentransfer uang.
Untuk menghindari hal itu sebaiknya mengecek kebenaran informasi melalui instansi resmi sebelum melakukan transaksi, dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau merasa telah ditipu.

Sementara itu perusahaan intelijen Blockchain TRM Labs juga telah memperingatkan adanya peningkatan penjualan tiket palsu, platform taruhan, situs web phishing, dan penipuan media di sosial untuk menonton pertandingan atau memasang taruhan.
Penipuan dilakukan melalui situs web yang terlihat profesional dengan promosi palsu untuk meyakinkan korbannya melakukan pembayaran kripto.
Sangat penting untuk memverifikasi penjual tiket, menghindari penawaran menggiurkan yang tidak masuk akal dan memeriksa ulang platform taruhan sebelum mentransfer uang.**














