Bocor Isu Penamparan Seskab Teddy oleh Jenderal di Istana Presiden
PARAMETERMEDIA.COM – Isu penamparan di istana presiden terhadap sekretaris kabinet Teddy Indra Wijaya beredar liar di media sosial, yang membuat penasaran banyak orang.
Desas-desus sebelumnya menyebutkan bahwa Teddy Indra Wijaya yang belakangan ini menjadi sorotan, ditampar oleh menteri pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, namun fakta baru akhirnya mulai terkuak.
Menurut keterangan dalam percakapan Threads, sumber di dalam istana membocorkan penamparan tersebut bukan dilakukan oleh Sjafrie, tetapi oleh Pangkopassus Letjen Djon Afriandi.
Screen shoot percakapan yang di bagikan oleh akun X AUGUST yang di posting pada 19 April, disebutkan bahwa insiden itu bermula saat Pangkopassus Letjen Djon Afriandi yang dijadualkan akan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto selama 30 menit.
“Singkat cerita, Djon Afriandi datang ke istana, dan yang mengatur tamu untuk ketemu Presiden, termasuk protokoler, yah si bunted,” tulis keterangan tersebut.
Djon yang datang ke istana kemudin bertemu dengan protokoler termasuk Seskab Teddy, bukannya diarahkan masuk ke ruangan tapi malah diminta untuk duduk di ruang tunggu.
Pangkopassus yang menunggu duduk sabar menunggu arahan hingga sampai 20 menit, namun tiba-tiba Prabowo keluar dari ruangan dan melihatnya yang sedang duduk.
Prabowo kemudian menegur keras Pangkopassus dengan kalimat ” Kau gimana ada janji bertemu saya, malah duduk-duduk disitu, jenderal apa kau,” bentaknya.
Didalam ruangan, Prabowo yang masih marah berteriak di sisa waktu 5 hingga 10 menit, Djon hanya bisa bereaksi dengan kalimat “Siap Pak Presiden.”
Setelah pertemuan itu, Djon yang keluar ruangan dengan wajah merah padam memendam kemarahan kemudian mencari Teddy, setelah bertemu tanpa basa-basi ia menampar Teddy, seraya mengatakan ” Kamu anak kecil, mainin saya hah,” katanya.
Kejadian yang hanya di ketahui oleh segelintir orang termasuk beberapa jenderal ini, belakangan memecahkan keseganan terhadap Teddy.
Letjen Djon Afriandi dilantik Prabowo sebagai Pangkopassus pada 10 Agustus 2025.
Diluar dugaan netizen yang senang mendengar kabar ini bereaksi dengan berbagai tanggapan.
@nobartvnews menuliskan “Terima kasih bapak Djon sudah mewakili kegeraman rakyat Indonesia… semoga bapak sehat selalu!”
Kenapa Teddy berani terlihat "agak songong" didepan Panglima TNI (Jenderal bintang 4) padahal pangkatnya masih Mayor?
— Jhon Sitorus (@JhonSitorus_18) January 24, 2025
Ya seperti dugaan saya dulu, dia dianggap sekelas Menteri di Kabinet Prabowo dan Sekretaris Kabinet itu setara menteri walau kadang dilapangan kerjaannya kayak… pic.twitter.com/G8g6fdaNJQ
@galihiyahiya mengatakan ” Yang menarik bukan insiden marahnya — tapi efek domino setelahnya. konon jenderal-jenderal yang tadinya segan mulai punya nyali untuk bicara. dalam politik, momen seperti ini bisa jadi titik balik. retakan kecil di ring 1 istana itu lebih berbahaya dari oposisi manapun di luar.”
@khidlirkarawita ” Untuk cek validitas info ini, mari kita cek pemberitaan beberapa hari kedepan, kalau buna pasang muka jutek sama pake vondationnya agak bnyakan brrti valid, atau paling gak, buna males ngomong depan media soalnya lgi bad mood.”
dr kmrn dpt waprian ini, cuma tak jawab "emang ekspektasinya diciwit?" 😅 pic.twitter.com/Brdw7heSUu
— 💤ᵉⁿᵈ (@k_zend) April 20, 2026
@YuriSaef ” Pernah lihat laporan tempo dan denger bocor Alus politik nya, ini Teddy emg anomali di kalangan pejabat baik sipil maupun militer, karir nya mulus dan cepat naik bahkan sampai harus nabrak aturan, dan negeri nya semua informasi ke Prabowo harus lewat dia.”**














