banner 728x250 banner 728x250

Berita Terkini

Bahas Baseline Dokumen RP3KP, Sekda Harap Minta Masukan Semua Pihak Terkait

Bahas Baseline Dokumen RP3KP, Sekda Harap Minta Masukan Semua Pihak Terkait

Parametermedia.com-Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) tengah membahas Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman...
Read More
Bupati Dan Wakil Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD Agenda Penyampaian Rekomendasi Atas LKPJ 2025

Bupati Dan Wakil Bupati Hadiri Rapat Paripurna DPRD Agenda Penyampaian Rekomendasi Atas LKPJ 2025

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H Asep Japar didampingi Wakil Bupati H Andreas menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian rekomendasi...
Read More
Rapat Dinas, Bupati Tegaskan ASN Harus Tetap Disiplin Ditengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Rapat Dinas, Bupati Tegaskan ASN Harus Tetap Disiplin Ditengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H Asep Japar memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa...
Read More
Ketua Kwarcab Minta Jajaran Pramuka Solid Menjelang RAKERCAB Dan Jambore Nasional 2026

Ketua Kwarcab Minta Jajaran Pramuka Solid Menjelang RAKERCAB Dan Jambore Nasional 2026

Parametermedia.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Sukabumi membuka rapat...
Read More
Bocor Isu Penamparan Seskab Teddy oleh  Jenderal di Istana Presiden

Bocor Isu Penamparan Seskab Teddy oleh Jenderal di Istana Presiden

PARAMETERMEDIA.COM - Isu penamparan di istana presiden terhadap sekretaris kabinet Teddy Indra Wijaya beredar liar di media sosial, yang membuat...
Read More
Jambore Kader IMP, Bupati “Garda Terdepan Keberhasilan Program BanggaKencana”

Jambore Kader IMP, Bupati “Garda Terdepan Keberhasilan Program BanggaKencana”

Parametermedia.com-Ratusan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Se-Kabupaten Sukabumi berkumpul di area Rekreasi Salabintana, Sabtu, 18 April 2026. Mereka mengikuti Jambore...
Read More
Tinjau Langsung Layanan Samsat Cibadak, Bupati Sampaikan Apresiasi Atas Kebijakan Gubernur JaBar

Tinjau Langsung Layanan Samsat Cibadak, Bupati Sampaikan Apresiasi Atas Kebijakan Gubernur JaBar

Parametermedia.com-Pastikan masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan membayar pajak kendaraan sebagaimana kebijakan Gubernur Jabar, Bupati Sukabumi H. Asep Japar beserta Wabup H....
Read More
Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap adaptif Bencana

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap adaptif Bencana

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas mendampingi kunjungan kerja Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal...
Read More
Rp 622 Miliar Pengadaan Sandang BGN Dikecam Publik

Rp 622 Miliar Pengadaan Sandang BGN Dikecam Publik

PARAMETERMEDIA.COM - Badan Gizi Nasional terus menuai kecaman publik, BBC News Indonesia melaporkan penggunaan anggaran pengadaan kebutuhan sandang yang tidak...
Read More
Kepala Desa di Lumajang Dibacoki di Teras Rumah Sendiri, 12 Orang Lebih Diburu Polisi

Kepala Desa di Lumajang Dibacoki di Teras Rumah Sendiri, 12 Orang Lebih Diburu Polisi

PARAMETERMEDIA.COM - Seorang Kepala Desa di Lumajang dikeroyok oleh sekitar 12 orang pria dan sementara 3 lainnya yang membawa mobil...
Read More

Pemkab Sukabumi Bersama DPMD Jabar VerVal Data Masyarakat Terdampak Bencana Di Simpenan

Parametermedia.com-Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat menggelar pertemuan koordinatif guna mempersiapkan proses verifikasi dan validasi (Verval) data masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Simpenan. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Simpenan, Senin (12/1/2026).

Rapat koordinasi ini dihadiri Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, Camat Simpenan, Forkopimcam Simpenan, serta perwakilan dari empat desa terdampak, yakni Desa Cibuntu, Sangrawayang, Cidadap, dan Loji. Sementara tiga desa lainnya, yakni Desa Mekarasih, Kertajaya, dan Cihaur, tidak dapat hadir lantaran terisolir.

Tercatat terdapat tujuh desa yang terdampak bencana banjir bandang, yakni Cibuntu, Sangrawayang, Cidadap, Loji, Mekarasih, Kertajaya, dan Cihaur.

Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi, mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah terlibat langsung dalam penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi sejak 2024. Menurutnya, langkah yang diambil saat ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk bergerak cepat dan strategis.

“Arahan gubernur jelas, penanganan harus dilakukan cepat dan tepat, terutama bagi masyarakat yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati,” ujarnya.

Kadis menjelaskan, salah satu kebijakan utama Pemprov Jabar adalah tidak menempatkan korban bencana di tenda pengungsian. Sebagai gantinya, pemerintah memberikan bantuan biaya kontrak rumah sebesar Rp10 juta per kepala keluarga untuk masa satu tahun.

“Kebijakan ini memberi ruang bagi pemerintah untuk memikirkan penanganan jangka menengah dan panjang, termasuk relokasi,” katanya.

Ia menyebutkan, bantuan biaya kontrak rumah tersebut telah disalurkan kepada 28 kepala keluarga di beberapa desa di kecamatan simpenan. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga yang rumahnya hanyut atau rusak berat akibat banjir bandang, termasuk di Desa Cidadap dan Desa Loji, yang terdampak banjir bandang pada 15 Desember 2024 lalu.

Ia menekankan, tim verifikasi dan validasi akan bekerja langsung di lapangan untuk memastikan kondisi fisik bangunan dan lingkungan. Proses tersebut, kata dia, harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Verifikasi ini bukan hanya administratif, tapi sampai ke kondisi bangunan. Data ini menjadi dasar agar anggaran benar-benar kembali kepada masyarakat,” katanya.

Kadis menambahkan, tim akan tetap berada di lapangan dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan risiko keselamatan. Jika kondisi tidak memungkinkan, proses verifikasi akan ditunda hingga situasi dinilai aman.

Kendati demikian, Pemprov Jawa Barat berkomitmen menuntaskan penanganan dampak bencana pada 2026, khususnya bagi kepala keluarga yang rumahnya tidak lagi layak huni.

“Di era sekarang, bukan lagi soal kewenangan, tetapi komunikasi dan kolaborasi. Insya Allah Pemprov Jabar berkomitmen merealisasikan kebutuhan masyarakat pascabencana,” paparnya.

Sementara itu, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menyampaikan bahwa verifikasi dan validasi dilakukan untuk menindaklanjuti dampak banjir bandang yang hingga kini belum sepenuhnya tertangani, khususnya bencana yang terjadi pada Desember 2024 dan Maret 2025.

Asda mengakui, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan kapan kondisi cuaca ekstrem akan berakhir. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk bersama-sama memanfaatkan kewenangan yang dimiliki demi kepentingan masyarakat terdampak.

“Kami berharap kehadiran DPMD Provinsi Jawa Barat dapat menjadi jawaban atas harapan masyarakat. Meski belum tentu seluruh kebutuhan dapat terpenuhi, setidaknya kita telah berikhtiar untuk membantu,” ujarnya.

Asda menuturkan, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk menyepakati hal-hal yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, penanganan bencana dipengaruhi oleh banyak faktor, namun hal terpenting adalah memastikan data dari tingkat Desa dan kecamatan dapat tersampaikan dengan baik kepada pemerintah provinsi.

“Saya mengharapkan dukungan dan bantuan dari bapak dan ibu semua. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian dan dukungannya, sehingga masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik,” tandasnya.

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *