banner 728x250 banner 728x250

Berita Terkini

SAH!! Hilman Nulhakim Jadi Kades Pawenang Usai Dilantik Bupati Sukabumi

SAH!! Hilman Nulhakim Jadi Kades Pawenang Usai Dilantik Bupati Sukabumi

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H.Asep Japar melantik Hilman Nulhakim sebagai Kepala Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Sabtu, 29 November 2025. Prosesi pelantikan yang...
Read More
Pembukaan BK PORPROV XV Cabor Ju-Jitsu 2025, Wabup Minta Jaga Sportivitas

Pembukaan BK PORPROV XV Cabor Ju-Jitsu 2025, Wabup Minta Jaga Sportivitas

Parametermedia.com-Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas membuka Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (PORPROV XV) Cabang Olahraga Ju-Jitsu Tahun 2025...
Read More
Rapat Konsultasi PKK Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025

Rapat Konsultasi PKK Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025

Parametermedia.com-Kepala DPMD Kabupaten SukabumiAhmad Syamsul Bahri membuka Rapat Konsultasi PKK Kabupaten Sukabumi tahun 2025 pada Jumat, (28/11/25) di Pendopo Sukabumi....
Read More
Menko PM Resmikan Gedung Makkah Dan Smart Education Center Di Pondok Modern Assalam Puteri

Menko PM Resmikan Gedung Makkah Dan Smart Education Center Di Pondok Modern Assalam Puteri

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas mendampingi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, meresmikan Gedung...
Read More
Menko PM Resmikan Gedung Makkah Dan Smart Education Center Di Pondok Modern Assalam Puteri

Menko PM Resmikan Gedung Makkah Dan Smart Education Center Di Pondok Modern Assalam Puteri

Parametermedia com-Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas mendampingi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar, meresmikan...
Read More
Bupati Dampingi KunKer Menko PM, Agenda Percepatan Pemulihan Serta Pembangunan Ketahanan Bencana

Bupati Dampingi KunKer Menko PM, Agenda Percepatan Pemulihan Serta Pembangunan Ketahanan Bencana

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, saat...
Read More
Bupati Tegaskan P3A Mitra Cai Berperan Strategis Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Bupati Tegaskan P3A Mitra Cai Berperan Strategis Untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H.Asep Japar membuka Pelatihan dan Sertifikasi bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A/Mitra Cai) Tahun 2025 diBumi Mandiri Sukabumi,...
Read More
Lokakarya Keberlanjutan Keluarga SIGAP Wujudkan Generasi Emas 2045

Lokakarya Keberlanjutan Keluarga SIGAP Wujudkan Generasi Emas 2045

Parametermedia.com-Pemerintah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, bersama Kementerian Desa PDT, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Kesehatan, dan Keluarga SIGAP menyelenggarakan Lokakarya...
Read More
Akselerasi Pembangunan, Pemkab Sukabumi Gelar Sinergitas Kewilayahan Wujudkan Sukabumi Mubarakah

Akselerasi Pembangunan, Pemkab Sukabumi Gelar Sinergitas Kewilayahan Wujudkan Sukabumi Mubarakah

Parametermedia.com-Sebanyak sembilan kecamatan di Wilayah VI Pajampangan mengikuti Sinergitas Kewilayahan Tahun 2025 yang digelar di GOR Surade, Kecamatan Surade, Selasa...
Read More
Lantik Kepala Sekolah Di Lingkungan Disdik, Wabup Tegaskan Pendidikan Karakter Dan Akhlak Mulia

Lantik Kepala Sekolah Di Lingkungan Disdik, Wabup Tegaskan Pendidikan Karakter Dan Akhlak Mulia

Parametermedia.com-Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas Melantik dan mengambil Sumpah/Janji Pemberian Tugas Guru Sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi.Senin,...
Read More

Lirik Lagunya Bikin Gerah Institusi Penegak Hukum, Band Punk Sukatani Meminta Maaf, Netizen: Dibungkam

Tangkapan layar YouTube-Tutung Hitam/ X @XtremeMerch

PARAMETERMEDIA.COM – Sebuah band punk Sukatani yang terdiri dari anak-anak muda dari Purbalingga Jawa Tengah menghebohkan dunia maya dengan pernyataannya yang meminta maaf kepada Kapolri.


Pasalnya didalam albumnya “Gelap Gempita” yang dirilis pada 24 Juli 2023 ini, salah satu lagunya “Bayar Bayar Bayar” ternyata membuat gerah institusi penegak hukum ini.


Dalam lagunya yang kontroversial berdurasi lebih dari 3 menit ini dengan berani mereka menyuarakan kekesalannya terhadap ulah para oknum polisi yang semakin meresahkan.


Melalui lirik yang sederhana mereka mengkritik praktik korupsi dan pungutan liar yang melibatkan aparat kepolisian.


Namun setelah banyak beredar videonya di berbagai platform dan media sosial, tiba-tiba saja , Sukatani merilis video permohonan maaf dan menyatakan menarik lagu tersebut dari peredaran, pada 20 Februari 2025.


Biasa tampil dengan penutup muka dalam konsernya, kali ini dua pentolan grup band ini sang gitaris dan vokalis perempuan, rela mengungkapkan identitas dirinya.


Netizen yang menilai pernyataan tersebut menuduh bahwa kepolisian telah membungkam sebuah karya seni dan inspirasi.


Netizen juga menyebut bahwa semakin dilarang, justru publikasi sebuah band akan semakin ramai, mulai dari yang tidak tahu akan tahu dan pemberitaannya akan semakin ramai.


Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lagu ini telah hilang di platform Spotify dan YT music, namun masih bisa di akses di platform lainnya seperti di YouTube dan Bandcamp.


Berikut lirik lagu Bayar Bayar Bayar :


Mau bikin SIM bayar polisi
Ketilang di jalan bayar polisi
Touring motor gede bayar polisi
Angkot mau ngetem bayar polisi

Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Mau bikin gigs bayar polisi
Lapor barang hilang bayar polisi
Masuk ke penjara bayar polisi
Keluar penjara bayar polisi

Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Mau korupsi bayar polisi
Mau gusur rumah bayar polisi
Mau babat hutan bayar polisi
Mau jadi polisi bayar polisi

Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Dalam pernyataannya grup ini meminta semua orang untuk tidak mempublikasikan di platform manapun, karena sudah diluar tanggungjawab band ini.**

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *