banner 728x250 banner 728x250

Berita Terkini

Utangi Hampir 1000 Triliun: PM Singapura ke KTT ASEAN Filipina Gunakan Pesawat Penumpang, Prabowo Datang Mewah

Utangi Hampir 1000 Triliun: PM Singapura ke KTT ASEAN Filipina Gunakan Pesawat Penumpang, Prabowo Datang Mewah

PARAMETERMEDIA.COM - KTT Ke-48 ASEAN di Cebu Filipina menjadi perbincangan hangat di tanah air, mulai pemberangkatan mewah Presiden Prabowo Subianto...
Read More
Pemkab Sukabumi Berkomitmen Pastikan Masyarakat Mendapat Akses Layanan Kesehatan

Pemkab Sukabumi Berkomitmen Pastikan Masyarakat Mendapat Akses Layanan Kesehatan

Parametermedia.com-Pemkab Sukabumi terus berkomitmen untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan bermutu. Hal ini ditegaskan...
Read More
Penutupan MTQ XLVII Tingkat Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Waluran Jadi Juara Umum

Penutupan MTQ XLVII Tingkat Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Waluran Jadi Juara Umum

Parametermedia.com-Kecamatan Waluran meraih juara umum MTQ XLVII tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2026. Hal itu setelah meraih 135 poin dan menggeser...
Read More
Pelepasan Calon Haji Kloter 13, Bupati “Jaga Kesehatan Dan Do’akan Untuk Kebaikan Sukabumi”

Pelepasan Calon Haji Kloter 13, Bupati “Jaga Kesehatan Dan Do’akan Untuk Kebaikan Sukabumi”

Parameternedia.com-Bupati Sukabumi H. Asep Japar melepas secara langsung keberangkatan puluhan jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Sukabumi dari Pusat Layanan...
Read More
Dinas Perikanan Dukung MTQ Ke 47 Tingkat Kab Sukabumi

Dinas Perikanan Dukung MTQ Ke 47 Tingkat Kab Sukabumi

Parametermedia.com-Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana...
Read More
Komisi IV DPRD Kab Sukabumi Dukung revitalisasi Kawasan Museum Palagan Bojongkokosan

Komisi IV DPRD Kab Sukabumi Dukung revitalisasi Kawasan Museum Palagan Bojongkokosan

Parametermedia.com-Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan bahwa Bojongkokosan merupakan bukti otentik perjuangan kemerdekaan di Sukabumi yang nilai-nilainya...
Read More
Ketua DPRD Kab Sukabumi Hadiri Pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 13

Ketua DPRD Kab Sukabumi Hadiri Pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 13

Parametermedia.com- Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri pelepasan jemaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Sukabumi dari Pusat Layanan...
Read More
Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sekda Targetkan Masuk 20 Besar Nasional

Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sekda Targetkan Masuk 20 Besar Nasional

Parametermedia.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menegaskan untuk mewujudkan iklim investasi yang sehat dan pelayanan prima di sektor usaha...
Read More
Peran Strategis Desa, Ini Kata Kadis PU Kabupaten Sukabumi

Peran Strategis Desa, Ini Kata Kadis PU Kabupaten Sukabumi

Parametermedia.com-Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan bahwa keberadaan lembaga sosial desa memiliki peran penting sebagai jembatan antara kebutuhan...
Read More
Ruas Jalan Bojonglopang-Cimerang Rusak, Ini Kata UPTD PU Jampangkulon

Ruas Jalan Bojonglopang-Cimerang Rusak, Ini Kata UPTD PU Jampangkulon

Parametermedia.com- Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, membenarkan bahwa ruas jalan Bojonglopang–Cimerang masuk dalam rencana...
Read More

Lirik Lagunya Bikin Gerah Institusi Penegak Hukum, Band Punk Sukatani Meminta Maaf, Netizen: Dibungkam

Tangkapan layar YouTube-Tutung Hitam/ X @XtremeMerch

PARAMETERMEDIA.COM – Sebuah band punk Sukatani yang terdiri dari anak-anak muda dari Purbalingga Jawa Tengah menghebohkan dunia maya dengan pernyataannya yang meminta maaf kepada Kapolri.


Pasalnya didalam albumnya “Gelap Gempita” yang dirilis pada 24 Juli 2023 ini, salah satu lagunya “Bayar Bayar Bayar” ternyata membuat gerah institusi penegak hukum ini.


Dalam lagunya yang kontroversial berdurasi lebih dari 3 menit ini dengan berani mereka menyuarakan kekesalannya terhadap ulah para oknum polisi yang semakin meresahkan.


Melalui lirik yang sederhana mereka mengkritik praktik korupsi dan pungutan liar yang melibatkan aparat kepolisian.


Namun setelah banyak beredar videonya di berbagai platform dan media sosial, tiba-tiba saja , Sukatani merilis video permohonan maaf dan menyatakan menarik lagu tersebut dari peredaran, pada 20 Februari 2025.


Biasa tampil dengan penutup muka dalam konsernya, kali ini dua pentolan grup band ini sang gitaris dan vokalis perempuan, rela mengungkapkan identitas dirinya.


Netizen yang menilai pernyataan tersebut menuduh bahwa kepolisian telah membungkam sebuah karya seni dan inspirasi.


Netizen juga menyebut bahwa semakin dilarang, justru publikasi sebuah band akan semakin ramai, mulai dari yang tidak tahu akan tahu dan pemberitaannya akan semakin ramai.


Informasi yang beredar menyebutkan bahwa lagu ini telah hilang di platform Spotify dan YT music, namun masih bisa di akses di platform lainnya seperti di YouTube dan Bandcamp.


Berikut lirik lagu Bayar Bayar Bayar :


Mau bikin SIM bayar polisi
Ketilang di jalan bayar polisi
Touring motor gede bayar polisi
Angkot mau ngetem bayar polisi

Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Mau bikin gigs bayar polisi
Lapor barang hilang bayar polisi
Masuk ke penjara bayar polisi
Keluar penjara bayar polisi

Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Mau korupsi bayar polisi
Mau gusur rumah bayar polisi
Mau babat hutan bayar polisi
Mau jadi polisi bayar polisi

Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi

Dalam pernyataannya grup ini meminta semua orang untuk tidak mempublikasikan di platform manapun, karena sudah diluar tanggungjawab band ini.**

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *