Petani di Lampung Barat Ditemukan Tewas: Diserang Harimau Sumatera
PARAMETERMEDIA.COM – Serangan Harimau Sumatera terjadi lagi di kawasan Talang Kubu Balak, Dusun Way Lipu, Pekon Kegeringan, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat.
Peristiwa tragis itu menewaskan seorang warga pendatang bernama Zainudin, setelah ia dilaporkan hilang selama 3 hari.
Satgas Mitigasi Konflik Harimau Sumatera bersama tim penyelamat dan masyarakat menemukan Zainudi dengan kondisi tubuh tidak utuh lagi, dengan tangan dan kakinya ditemukan jauh dari lokasi serangan, pada Selasa sore, 21 Januari 2025.
Mengutip Pesona Lampung News, Zainudin adalah pendatang dari Kabupaten Purworejo yang bekerja sebagai petani penggarap kebun kopi yang lokasinya dekat dengan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Meskipun ditemukan pada Selasa sore, evakuasi jasad baru dilakukan pada Rabu siang, karena khawatir harimau itu masih berada di sekitar tempat kejadian.
Jasad korban langsung diberangkatkan ke kampung halamannya di Purworejo untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Nenek Moyang Orang Sumatera : jika ada durian di ujung dahan jangan diambil, itu jatah Harimau
— Miss Tweet | (@Heraloebss) February 29, 2024
Ciri Durian dimakan Harimau :
1. Sisa Kulit ditata Rapi Seperti Bunga
2. Biji bersih
POV : Harimau Sumatera Makan Durian pic.twitter.com/gkYP2djKly
Sementara itu Bernama melaporkan, Penjabat Bupati Lampung Barat, Nukman, menyampaikan belasungkawa dan menyerukan upaya intensif untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Ia mendesak penduduk di distrik Batu Brak dan Suoh untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra untuk menghindari serangan harimau lebih lanjut.
Warga juga dihimbau untuk tidak pergi sendirian saat ke lokasi pertanian, terutama mereka yang tinggal di dekat habitat satwa liar, seperti gajah dan harimau.
Serangan binatang buas langka di Lampung Barat ini tercatat sebagai insiden yang ke empat dalam kurun 2 tahun.
Sebelumnya sepanjang tahun 2024, tiga warga tewas dalam 2 insiden yang terjadi pada bulan Februari dan satu insiden terjadi pada bulan September.
Terekam kamera detik-detik kemunculan Harimau Sumatra berukuran besar di lokasi perkebunan perusahaan, beberapa ekor anjing juga terlihat menggonggong ke arah hewan buas itu. (16/1/2025)
— Miss Tweet | (@Heraloebss) January 17, 2025
📍Desa Korek, Kabupaten Pelalawan, Riau pic.twitter.com/SFbnXcf9SR
Kepolisian Suoh telah memasang spanduk Peringatan Harimau, dan Satuan Tugas Mitigasi Konflik Harimau Sumatera melakukan inspeksi lintasan dan memasang perangkap kamera sejak bulan September.
Pada tanggal 16 Januari 2025, warga merekam munculnya seekor Harimau Sumatera yang berukuran besar di lokasi perkebunan perusahaan di Riau.**














