Iran Lepaskan Amarah, Langit Israel Terang Benderang, Rudal Balistik Menghujam
PARAMETERMEDIA.COM – Langit Israel terang benderang oleh serangan rudal balistik hipersonik yang diluncurkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Iran melepaskan amarahnya melalui serangan terbesar ke wilayah Israel, Selasa, 1 Oktober 2024.
🇮🇷 From Iran with love. pic.twitter.com/BwZ7qM2mFp
— DD Geopolitics (@DD_Geopolitics) October 1, 2024
RT melaporkan serangan Iran kali menggunakan rudal balistik hipersonik Fattah-2 yang menghujam pada sasaran strategis, yang sangat sulit di jangkau oleh pertahanan udara iron dome milik Israel. Sky news juga menyiarkan secara langsung serangan yang tidak terduga oleh Iran ini.
Sky News captured this live. Iran launched missiles at Isreal. pic.twitter.com/J0kjRwU0rY
— Mukhtar (@I_amMukhtar) October 1, 2024
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperkirakan jumlah rudal Iranyang ditembakan ke wilayahnya mencapai 180 rudal, yang merupakan serangan terbesar setelah serangan pertama pada bulan April lalu.
These are our hypersonic systems, catch them if you can! pic.twitter.com/VrIZsNcW25
— Iran Military (@IRIran_Military) October 1, 2024
Rudal tersebut menghantam pangkalan udara Tel Nof di dekat Tel Aviv dan wilayah Netsarim dekat Gaza, yang menjadi penyimpanan sejumlah besar tank Israel.
99,99% OF THE MISSILES INTERCEPTED BY ISRAEL pic.twitter.com/ipabdFACsF
— Iran Observer (@IranObserver0) October 1, 2024
Iran juga mengklaim telah menghancurkan sekitar 20 pesawat tempur F-35 Israel di pangkalan udara Nevatim, yang terletak di tengah-tengah antara Beersheba dan Laut Mati.
Rudal Fattah-2 memiliki kecepatan hingga mencapai 25 kali kecepatan suara, yang belum pernah digunakan dalam pertempuran, sejak versi Fattah-1 diperkenalkan pada bulan Juni, lalu versi Fattah-2 diperkenalkan pada bulan November lalu.
Teheran menyebut serangan rudal tersebut merupakan respons atas pembunuhan Ismail Haniyeh, pemimpin politik kelompok militan Palestina Hamas, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan Mayor Jenderal Garda Revolusi Iran Abbas Nilforoshan.
Celebration for the first time after 360 days in Gaza!
— Nadira Ali🇵🇸 (@Nadira_ali12) October 1, 2024
I can't describe this feeling ðŸ˜
Long live iran!🇮🇷🇵🇸
Long live Khamenei!🇮🇷🇵🇸 pic.twitter.com/JfEfgHDEWU
Warga Gaza Palestina yang menyaksikan peristiwa tersebut menyambut serangan Iran setelah 360 hari Israel melakukan genosida.*














