banner 728x250 banner 728x250

Berita Terkini

Jambore Kader IMP, Bupati “Garda Terdepan Keberhasilan Program BanggaKencana”

Jambore Kader IMP, Bupati “Garda Terdepan Keberhasilan Program BanggaKencana”

Parametermedia.com-Ratusan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Se-Kabupaten Sukabumi berkumpul di area Rekreasi Salabintana, Sabtu, 18 April 2026. Mereka mengikuti Jambore...
Read More
Tinjau Langsung Layanan Samsat Cibadak, Bupati Sampaikan Apresiasi Atas Kebijakan Gubernur JaBar

Tinjau Langsung Layanan Samsat Cibadak, Bupati Sampaikan Apresiasi Atas Kebijakan Gubernur JaBar

Parametermedia.com-Pastikan masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan membayar pajak kendaraan sebagaimana kebijakan Gubernur Jabar, Bupati Sukabumi H. Asep Japar beserta Wabup H....
Read More
Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap adaptif Bencana

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap adaptif Bencana

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas mendampingi kunjungan kerja Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal...
Read More
Rp 622 Miliar Pengadaan Sandang BGN Dikecam Publik

Rp 622 Miliar Pengadaan Sandang BGN Dikecam Publik

PARAMETERMEDIA.COM - Badan Gizi Nasional terus menuai kecaman publik, BBC News Indonesia melaporkan penggunaan anggaran pengadaan kebutuhan sandang yang tidak...
Read More
Kepala Desa di Lumajang Dibacoki di Teras Rumah Sendiri, 12 Orang Lebih Diburu Polisi

Kepala Desa di Lumajang Dibacoki di Teras Rumah Sendiri, 12 Orang Lebih Diburu Polisi

PARAMETERMEDIA.COM - Seorang Kepala Desa di Lumajang dikeroyok oleh sekitar 12 orang pria dan sementara 3 lainnya yang membawa mobil...
Read More
Serangan Jutaan Lebah di Israel, Sementara Warga Palestina Mendapatkan Ikan Segar di Pantai

Serangan Jutaan Lebah di Israel, Sementara Warga Palestina Mendapatkan Ikan Segar di Pantai

PARAMETERMEDIA.COM - Setelah serangan ribuan gagak pada bulan Maret lalu di Israel yang menurut banyak orang disebut sebagai peringatan pertanda...
Read More
Wabup Terima Forum Kader Pembangunan Manusia Bahas Konvergensi Stunting Di Tingkat Desa

Wabup Terima Forum Kader Pembangunan Manusia Bahas Konvergensi Stunting Di Tingkat Desa

Parametermedia.com-Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menerima Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu, 14 April 2026. Pertemuan...
Read More
Pemkab Sukabumi Percepat Proses Groundcheck Tahap Kedua Untuk Reaktivasi Kepesertaan PBI JK

Pemkab Sukabumi Percepat Proses Groundcheck Tahap Kedua Untuk Reaktivasi Kepesertaan PBI JK

Parametermedia.com-Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna mempercepat proses groundcheck tahap kedua untuk reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan...
Read More
MTA, Sekda Ade “Salah Satu Kunci Meningkatkan Etos Kerja Dan Kualitas Layanan Publik”

MTA, Sekda Ade “Salah Satu Kunci Meningkatkan Etos Kerja Dan Kualitas Layanan Publik”

Parametermedia.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman mengikuti pengajian Majelis Ta’lim Aparatur (MTA) yang digelar di Aula Sekretariat Daerah, Senin...
Read More
Mantan Ketua Reformasi Politik Nasional: Jika Prabowo Percaya Akhirat, Jokowi Harus Dihukum

Mantan Ketua Reformasi Politik Nasional: Jika Prabowo Percaya Akhirat, Jokowi Harus Dihukum

PARAMETERMEDIA.COM - Mantan Ketua Reformasi Politik Nasional, Profesor Ryaas Rasyid di Forum Keadilan TV menyatakan pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan paling...
Read More

BKSDA Maluku Lepasliarkan Satwa Liar Endemik

PARAMETERMEDIA.COM- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku KLHK melepasliarkan sebanyak 6 (enam) ekor burung nuri bayan (Edectus roratus), 6 (enam) ekor kakatua maluku (Cacactua moluccensis) dan 2 (dua) ekor ular sanca kembang (Python reticulatus) ke habitat aslinya di kawasan konservasi Suaka Alam (SA) Gunung Sahuwai, Dusun Hulung Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, pada Senin, (1/11).

Kegiatan pelepasliaran satwa ini merupakan salah satu program dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bertema “Living In Harmony With Nature; Melestarikan Satwa Liar Milik Negara”. Satwa liar yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil kegiatan patroli dan penjagaan peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL), dan hasil translokasi satwa dari BKSDA Sumatera Selatan serta penyerahan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Kepala BKSDA Maluku, Danny H. Pattipeilohy mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan pelepasliaran satwa liar endemik Kepulauan Maluku, khususnya satwa endemik Pulau seram seperti burung Kakatua Maluku yang penyebaran dan habitat alaminya hanya dapat ditemui di wilayah Pulau Seram.

“Butuh waktu dan proses yang panjang hingga akhirnya satwa-satwa tersebut siap dan layak untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya. Diharapkan satwa-satwa yang dilepasliaran ini dapat cepat beradaptasi dan berkembang biak di lingkungan barunya sehingga akan berdampak pada peningkatan populasi dan keragaman jenis satwa yang ada di kawasan konservasi SA. Gunung Sahuwai,” kata Danny.

Danny menjelaskan, sebelum dilepasliarkan ke habitat aslinya, satwa liar yang dilepasliarkan tersebut sudah terlebih dahulu menjalani proses karantina, rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Kandang Transit Passo Kota Ambon. Kegiatan pemeriksaan kesehatan terhadap burung tersebut dilakukan oleh petugas dari BKSDA Maluku bersama-sama dengan dokter hewan dari Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Ambon.

Sebagai bahan informasi bahwa burung nuri bayan (Eclectus roratus), kakatua maluku (Cacactua moluccensis) dan ular sanca kembang (Python reticulatus) adalah satwa liar yang statusnya dilindungi undang-undang dan merupakan salah satu jenis satwa endemik Kepulauan Maluku dengan penyebaran alaminya berada di wilayah Pulau Seram, sehingga dalam kegiatan pelepasliarannya harus dilakukan di habitat aslinya yang berada di wilayah Pulau Seram.

Danny menerangkan, dipilihnya kawasan konservasi SA. Gunung Sahuwai sebagai lokasi pelepasliaran dikarenakan kawasan konservasi tersebut merupakan salah satu habitat asli dari satwa-satwa yang dilepasliarkan, selain itu kondisi kawasan yang masih terjaga dengan jumlah pohon dan sumber pakan yang melimpah serta kondisi sosial masyarakat sekitar yang sadar akan pentingnya kelestarian SDA, menjadikan lokasi tersebut sangat cocok dan aman untuk dijadikan lokasi pelapasliaran satwa.

“Diharapkan dengan dilakukan pelepasliaran satwa endemik Kepulauan Maluku di wilayah ini akan menjadi contoh kepada masyarakat untuk turut serta menjaga sumber daya alam (SDA) khususnya satwa endemik Pulau Seram agar tidak punah dari habitat aslinya, “pungkasnya.

Kegiatan pelepasliaran satwa ini turut dihadiri dan disaksikan oleh Kepala Balai Taman Nasional Manusela, perwakilan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Dirjen KSDAE, Camat Huamual, Koramil Piru, Polsek Huamual, Staf Pemerintahan Desa Iha, Kepala Dusun Hulung, serta beberapa masyarakat yang berada di sekitar kawasan konservasi SA. Gunung Sahuwai. (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *