banner 728x250 banner 728x250

Berita Terkini

Dinas PU Fokus Terhadap Kualitas Proyek Pembangunan

Dinas PU Fokus Terhadap Kualitas Proyek Pembangunan

Parametermedia.com-Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kualitas setiap proyek pembangunan, termasuk pengerjaan...
Read More
Hari Nelayan, Kepala DPPKB” Nelayan Bagian Penting Pembangunan SDM Berkualitas”

Hari Nelayan, Kepala DPPKB” Nelayan Bagian Penting Pembangunan SDM Berkualitas”

Parametermedia.com-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh nelayan, khususnya di...
Read More
Kadiskan Sebut Nelayan Dukung Perekonomian Daerah Melalui Sektor Perikanan

Kadiskan Sebut Nelayan Dukung Perekonomian Daerah Melalui Sektor Perikanan

Parametermedia.com-Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh nelayan, khususnya di wilayah pesisir Sukabumi. Ia menegaskan...
Read More
Kadisnak Tegaskan Nelayan Berperan Penting Sebagai Penyedia Protein Hewani

Kadisnak Tegaskan Nelayan Berperan Penting Sebagai Penyedia Protein Hewani

Parametermedia.com- Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh nelayan, khususnya di wilayah pesisir Sukabumi. Ia...
Read More
Giat Korve, Diskan Berperan aktif Jaga Kelestarian Lingkungan

Giat Korve, Diskan Berperan aktif Jaga Kelestarian Lingkungan

Parametermedia.com-Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko menegaskan bahwa keterlibatan Diskan dalam giat korve merupakan bentuk nyata komitmen dalam mendukung...
Read More
Penguatan Birokrasi, Diskan Dorong Peningkatan Pelayanan Di Sektor Perikanan

Penguatan Birokrasi, Diskan Dorong Peningkatan Pelayanan Di Sektor Perikanan

Parametermedia.com-Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus mendorong peningkatan pelayanan, khususnya dalam Sektor Perikanan. Selaras...
Read More
Potensi Kecamatan Parakansalak Dari Pertanian, Pariwisata, hingga UMKM Lokal

Potensi Kecamatan Parakansalak Dari Pertanian, Pariwisata, hingga UMKM Lokal

Parametermedia.com-‎Camat Kecamatan Parakansalak, Rukman Taufik, memaparkan berbagai potensi yang dimiliki wilayah Kecamatan Parakansalak yang dinilai memiliki peluang besar untuk terus...
Read More
DPRD Kab Sukabumi menyampaikan  selamat Hari Ulang Tahun  ke-112 Kota Sukabumi

DPRD Kab Sukabumi menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Sukabumi

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi. Ucapan...
Read More
Penguatan Birokrasi Momentum Bagi DPPKB Semakin Berorientasi Pada Kebutuhan Masyarakat.

Penguatan Birokrasi Momentum Bagi DPPKB Semakin Berorientasi Pada Kebutuhan Masyarakat.

Parametermedia.com-Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam program...
Read More
Kepala DPPKB Kab Sukabumi Tegaskan Pentingnya Sinergi Manfaatkan Momentum Bonus Demografi

Kepala DPPKB Kab Sukabumi Tegaskan Pentingnya Sinergi Manfaatkan Momentum Bonus Demografi

Parametermedia.com-Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha menegaskan pentingnya sinergi seluruh jajaran dalam menghadapi dinamika kependudukan dan memanfaatkan momentum bonus...
Read More

Bima Arya Jelaskan Kendala Sulitnya Urban Design Bantu Menata Kota

PARAMETERMEDIA.COM- Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI) menggelar talkshow secara virtual dengan mengusung tema ‘Refleksi Profesi Urban Design di Indonesia’ dalam rangka Inagurasi Anggota IARKI 2021, Rabu (8/12/2021).

Dilansir dari kotabogor go.id, Acara talkshow dimoderatori Sekretaris Jenderal IARKI, Sibarani Sofian dengan salah satu panelisnya Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Bima Arya.

Dalam diskusi itu Bima Arya berpandangan ada beberapa permasalahan yang menjadi kendala sulitnya urban designer atau urban planner untuk masuk membantu dalam penataan kota, di antaranya visi, kurangnya ASN yang paham terkait urban design atau urban planner.

Persoalan lain yang dihadapi adalah harmonisasi regulasi pusat dan daerah, memaduserasikan hak kepemilikan dan pengaturan bangunan, keberagaman versus keseragaman terkait ikhtiar inovasi daerah dalam mewujudkan desain wilayahnya sesuai dengan karakteristik yang dimiliki, sehingga jangan selalu diseragamkan oleh pusat.

“Visi menjadi persoalan utama pembangunan kota, tidak semua kepala daerah memiliki visi yang kuat terkait pembangunan kota, karena yang menjadi hambatan adalah ketika pemimpin daerah itu tersandera hutang pilkada, oligarki politik ekonomi sehingga tidak berpikir untuk jangka panjang (long term), tapi berpikir hanya untuk menggugurkan kewajiban atau hal-hal sifatnya prinsip,” katanya.

Selanjutnya kata Bima Arya adalah kurangnya ASN yang paham urban design atau urban planner sehingga mimpinya besar tetapi output dan outcomenya standar atau biasa-biasa saja, bahkan seringkali tidak bagus.

Hal ini terjadi menurut dia, akibat dua persoalan utama yaitu kota yang tidak nyaman, tidak menjadi loveable city dan kota yang tidak berkarakter. Padahal ungkap di kota-kota di Indonesia memiliki potensi untuk tumbuh menjadi kota yang berkarakter dengan local values, local wisdom dan local culture.

“Hari ini sudah banyak pemimpin-pemimpin di daerah yang sudah saling menginspirasi. Saya belajar banyak dari Kang Emil, Ibu Risma, Mas Azwar Anas dan banyak juga yang belajar tentang apa yang kita lakukan di Kota Bogor. Ini menjadi fenomena yang sangat baik, tapi permasalahannya sekarang adalah bagaimana mengkoneksikan para ahli rancang kota, para teman urban planner, urban designer bisa masuk mulai dari perencanaan. Kalau boleh disarankan masuknya dari zaman pilkada,” ujarnya.

Dengan begitu menurut Bima Arya, para urban designer atau urban planner bisa masuk. Ia mengaku hingga saat ini masih dibantu urban designer dalam menggarap berbagai macam kegiatan.

Pada kesempatan itu Bima Arya mencoba untuk memberikan saran agar para urban designer mampu mengidentifikasi siapa-siapa yang memiliki kans untuk memenangkan pilkada, membantu isu dan materi kampanye dan mengawal ketika menjalankan kebijakan.

“Dibaca RPJMD, rencana kegiatannya, RKPD dan semuanya. Menjalin komunikasi secara intens dengan Bappeda bahkan akan lebih bagus jika bergabung menjadi staf ahlinya,” tuturnya.

“Saya sekarang mengkoneksikan hal tersebut, Kepala Bappeda harus nyambung dengan teman-teman kreatif, urban designer, kampus dan semua sehingga apa yang akan dikerjakan menjadi informasi yang update dari para perancang kota. Sehingga persoalan-persoalan yang tadi saya sebutkan di awal bisa diurai karena kita ingin kota-kota di Indonesia lebih berkarakter, lebih nyaman, loveable city,” paparnya.

Selain Bima Arya, hadir panelis lainnya dalam talkshow sesi pertama Ketua Tim Ahli Bangunan Gedung DKI Jakarta, Gunawan Tjahjono dan Wakil Ketua Umum Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan DPP Real Estate Indonesia (REI), Hari Ganie.

Pada sesi dua diisi Ketua Umum Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IAPI), Dian Heri Sofian, Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAPI), Hendricus Andy Simarmata dan Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAPI), Georgius Budi Yulianto.

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *