Dinas Peternakan Kab Sukabumi Dukung Program Berehan, Dorong Pertumbuhan Sektor Peternakan
Parametermedia.com-Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi optimistis Program BEREHAN dapat menjadi salah satu instrumen dalam mendorong pertumbuhan sektor peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui pola kemitraan yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat
Karena itu Dinas Peternakan mendukung penuh implementasi Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) atau Tabungan Kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mulai disosialisasikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Bale Pangripta Bapperida Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026).
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, mengatakan Program BEREHAN memiliki manfaat yang sangat besar bagi pengembangan peternakan di daerah. Melalui sistem tabungan kurban yang dilakukan secara rutin oleh ASN, peternak dapat memperoleh kepastian pasar sehingga mampu merencanakan usaha ternaknya dengan lebih baik.
“Program BEREHAN menjadi peluang yang sangat baik bagi peternak lokal. Dengan adanya pola pembelian hewan kurban yang lebih terencana, peternak memiliki kepastian pasar sehingga dapat meningkatkan kualitas ternak, memperluas usaha, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Asep Kurnadi
Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi peternakan yang besar, khususnya dalam penyediaan hewan kurban. Oleh karena itu, keterlibatan peternak lokal dalam program
tersebut perlu terus diperkuat agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Asep menambahkan, Dinas Peternakan akan terus melakukan pembinaan kepada para peternak, baik dari sisi kesehatan hewan, manajemen
pemeliharaan, hingga peningkatan kualitas ternak agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat.
“Kami siap mendukung program ini melalui pendampingan kepada peternak dan pengawasan kesehatan hewan. Harapannya, hewan kurban yang disediakan peternak Kabupaten Sukabumi
memiliki kualitas yang baik, sehat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Diketahui, Program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor peternakan daerah melalui peningkatan permintaan hewan kurban yang terencana serta pemberdayaan peternak lokal.














