Dinas Perikanan Kab Sukabumi Jajaki kerja sama budidaya sidat
Parametermedia.com- Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menegaskan pentingnya kerja sama untuk mengatasi tantangan budidaya sidat.
Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Budidaya Air Tawar yang mengnisiasi kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi
Agenda utama pertemuan adalah membahas pengendalian penyakit ikan sidat serta membuka peluang kolaborasi penelitian skala lapang di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program riset Purwarupa Hasil Riset dan Inovasi untuk Hilirisasi Sumberdaya Akuatik yang dijalankan BRIN tahun 2026.
“Dinas Perikanan bekerjasama dengan BRIN untuk pengembangan sidat, khususnya dalam mengatasi kesulitan budidaya sidat di fase glass eel ke elver, ” ungkap Sri padmoko.
sri padmoko, menjelaskan bahwa tingkat kelangsungan hidup benih sidat dari hasil tangkapan hingga mencapai ukuran elver selama ini hanya sekitar 30 persen.
“Sampai sekarang perusahaan besar pembesaran sidat pun banyak yang tutup karena gagal, ” jelasnya.
Sebagai solusi, inovasi yang ditawarkan adalah pemberian vaksin pada benih sidat agar tingkat kelangsungan hidupnya meningkat.
“Inovasinya adalah pemberian vaksin benih sidat agar kelangsungan hidupnya meningkat, ” terangnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan budidaya sidat di Sukabumi dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang riset yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia perikanan nasional.
Diketahui Tim peneliti BRIN yang hadir dipimpin oleh Dr. Sutanti, S.Pi., M.Si., bersama tiga anggota lainnya yaitu drh. Handang Widantara, M. Biotech., Yohanes Pamungkas Bawono, S.Pi., M.Sc., dan Ekky Ilham Romadhona, S.Pi.














