banner 728x250 banner 728x250

Berita Terkini

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi (DPRD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati pada 2...
Read More
Raker Bamus, Dipimpin Langsung Ketua DPRD Kab Sukabumi

Raker Bamus, Dipimpin Langsung Ketua DPRD Kab Sukabumi

Parametermedia.com- Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali memimpin Rapat Kerja Badan Musyawarah (Bamus) untuk membahas penyusunan jadwal kegiatan DPRD...
Read More
DPPKB Kab Sukabumi Berkomitmen Kendalikan Stunting Untuk Membangun SDM

DPPKB Kab Sukabumi Berkomitmen Kendalikan Stunting Untuk Membangun SDM

Parametermedia.com-Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menegaskan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh...
Read More
Lailatul Ijtima, Ketua DPRD” Ruang Strategis Untuk Menyatukan Visi Pembangunan”

Lailatul Ijtima, Ketua DPRD” Ruang Strategis Untuk Menyatukan Visi Pembangunan”

Parametermedia.com-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri Lailatul Ijtima di Pendopo, Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini dihadiri berbagai...
Read More
DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Buruh Nasional 2026

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Buruh Nasional 2026

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menyampaikan selamat memperingati Hari Buruh Nasional atau May Day 1 Mei 2026. Mari...
Read More
Dinas Perikanan Kab Sukabumi Jajaki kerja sama budidaya sidat

Dinas Perikanan Kab Sukabumi Jajaki kerja sama budidaya sidat

Parametermedia.com- Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menegaskan pentingnya kerja sama untuk mengatasi tantangan budidaya sidat. Hal itu disampaikan...
Read More
Disnak Kab Sukabumi Kuatkan Komitmen Tumbuhkan Usaha Peternakan Berbasis Masyarakat

Disnak Kab Sukabumi Kuatkan Komitmen Tumbuhkan Usaha Peternakan Berbasis Masyarakat

Dinas Peternakan Kuatkan Komitmen Tumbuhkan Usaha Peternakan Berbasis Masyarakat Parametermedia.com-Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi terus mendorong tumbuhnya usaha peternakan berbasis masyarakat....
Read More
Tim DPPKB Kabupaten Sukabumi Bersama IBI Monitoring Pelayanan KB di Faskes Cicantayan

Tim DPPKB Kabupaten Sukabumi Bersama IBI Monitoring Pelayanan KB di Faskes Cicantayan

Parametermedia.com-Tim Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi bersama para bidan melakukan monitoring langsung pelayanan KB kepada akseptor...
Read More
RAKERCAB Gerakan Pramuka, Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Aktif Pramuka Dalam Aksi Kemanusiaan

RAKERCAB Gerakan Pramuka, Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Aktif Pramuka Dalam Aksi Kemanusiaan

Parametermedia.com-Bupati Sukabumi H. Asep Japar membuka rapat kerja Kwartir Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi tahun 2026 di Pondok Modern...
Read More
Pemkab Sukabumi Kuatkan Sinergitas Lintas Sektor Untuk Mencapai Predikat Kabupaten Layak Anak

Pemkab Sukabumi Kuatkan Sinergitas Lintas Sektor Untuk Mencapai Predikat Kabupaten Layak Anak

Parametermedia.com-Pemkab Sukabumi melalui Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi berada pada peringkat "Nindya" dan sedang berupaya...
Read More

WAKIL WALI KOTA BANDUNG NYATAKAN PERANG TERHADAP RENTENIR

PARAMETERMEDIA.COM- Rentenir atau orang pemberi pinjaman uang tunai dengan bunga yang sangat tinggi merupakan praktik ekonomi ilegal. Selama ini rentenir telah mengakar di kalangan masyarakat dan telah menghancurkan sendi-sendi perekonomian masyarakat.

Praktik rentenir hingga saat ini paling marak ditemui di pasar-pasar tradisional. Mereka menyasar pedagang kecil hingga akhirnya banyak pedagang yang terlilit utang.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka acara Focus Group Discusion ‘Strategi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Peran Satgas Anti Rentenir Kota Bandung di Hotel Savoy Homann, Rabu 6 Oktober 2021.

“Kita harus bergerak lebih cepat dari rentenir, melalui FGD ini diharapkan bisa menghasilkan strategi-strategi untuk mengatasi praktek rentenir, sehingga Kota Bandung bisa menjadi kota yang bersih dari rentenir” tuturnya.

Menurutnya, saat ini rentenir sudah semakin canggih dan mereka mampu beradaptasi dengan zaman. Mulai dari berpura-pura membuka koperasi simpan pinjam padahal isinya praktik rentenir. Termasuk memanfaatkan teknologi digital atau kerap disebut pinjaman online (pinjol).

Maka itu, Yana meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung agar mempersempit ruang rentenir salah satunya dengan menghidupkan kembali koperasi-koperasi simpan pinjam.

“Kita juga harus mendekatkan Bank Bandung dan aktif mempromosikan program kepada masyarakat seperti program pinjaman modal usaha,” pintanya.

“Ini bisa menjadi alternatif masyarakat dan lambat laun meninggalkan rentenir,” harap Yana.

Namun Yana mengingatkan agar memberi kemudahan proses pinjaman. Karena sejatinya rentenir memberi kemudahan dalam proses pinjaman sehingga hal itulah yang membuat masyarakat akhirnya terjebak.

“Rentenir bisa menagih setiap hari, dan bagi pedagang kalau dia ditagih sekaligus sebulan Rp100.000 rasanya mahal, tapi kalau sehari Rp5000 dia mampu. Padahal jadinya Rp150.0000 (sebulan),” tuturnya.

“Jadi kuncinya, bagaimana kita bisa mengolektif tagihan per hari dan kemudahan proses pinjaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KUKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19 terjadi kenaikan pengaduan yang didominasi korban pinjaman online.

Sebagian besar dari mereka terpaksa meminjam karena untuk membuka usaha dan biaya hidup sehari-hari.

“Ada kenaikan pengaduan sebanyak 34 persen. Latar belakangnya karena untuk membuka usaham biaya hidup, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain,” terangnya.

“Tindak lanjut dari pengaduan dilakukan mediasi dan advokasi, penyelesaian mandiri dan kemitraan,” imbuhnya.

Atet mengakui, pandemi covid-19 telah berdampak terhadap perekonomian masyarakat termasuk para pedagang kecil.

“Sehingga ada beberapa masyarakat yang memilih jalan pintas, salah satunya dengan meminjam ke rentenir dan pinjaman online,” tuturnya (kotabandung.go.id)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *